3 Tips Menurunkan Demam Pada Anak

3 Tips Menurunkan Demam Pada Anak 1

Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh berada di atas angka 38 derajat celsius. Demam merupakan bagian dari proses kekebalan tubuh yang sedang melawan infeksi akibat virus, bakteri, atau parasit. Selain itu, demam juga bisa terjadi pada kondisi hipertiroidisme, artritis, atau karena penggunaan beberapa jenis obat-obatan, termasuk antibiotik. Kenaikan suhu tubuh akibat konsumsi obat ini disebut dengan demam obat atau “drug fever”. Meskipun terkadang mengkhawatirkan, demam yang tinggi tidak selalu menandakan bahwa Anda menderita suatu penyakit yang serius. Demam yang seringkali dijumpai pada kasus infeksi anak-anak seringkali tidak berbahaya. Malahan, demam merupakan pertanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang berusaha untuk melawan infeksi tersebut.

Demam bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala yang seringkali menyertai penyakit yang dapat sembuh sendiri tanpa memerlukan pengobatan, seperti misalnya flu atau pilek. Maka dari itu, demam akan menghilang dengan sendirinya saat penyakit yang mendasarinya sembuh. Tapi untuk mengobati demam yang lebih parah, beberapa obat-obatan penurun panas bisa dibeli secara bebas di apotek. Baca aturan pakai dan ikuti dosis yang dianjurkan. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan demam secara alami:

3 Tips Menurunkan Demam Pada Anak 2
3 Tips Menurunkan Demam Pada Anak 

1. Perbanyak Minum Cairan

Menurut dokter William Schaffner dari Vanderbilt School of Medicine, obat demam alami yang paling ampuh adalah konsumsi cairan. Perbanyaklah istirahat dan minum air putih hangat atau minuman olahraga. Meminum air putih hangat  dapat membantu tubuh untuk lebih cepat mengeluarkan panas yang ada dalam tubuh. Minum air yang banyak juga dapat mencegah anak dari dehidrasi (kekurangan cairan dalam tubuh). Karena demam menyebabkan anak kehilangan banyak cairan dari biasanya. Selain minum air putih, anak juga bisa mendapatkan cairan dari makanan atau minuman lain, seperti sup, susu hangat, dan sebagainya. Sebaiknya hindari anak dari minuman yang mengandung kafein, seperti teh, kopi, maupun minuman bersoda. Minuman ini  membuat anak lebih sering buang air kecil sehingga dikhawatirkan anak akan kehilangan banyak cairan.

2. Mandi Air Hangat

Suhu tubuh tinggi kadang membuat Anda merasa kegerahan dan tidak nyaman. Tapi jangan tergoda untuk mengguyur tubuh Anda dengan air dingin. Mirip seperti kompres dingin, taktik yang satu ini akan dengan seketika menyempitkan pembuluh darah sehingga memperlambat aliran darah yang menuju ke lokasi peradangan. Di sisi lain, perbedaan suhu ekstrim ini justru membuat suhu tubuh anjlok secara tiba-tiba, yang memicu badan jadi menggigil. Mandi air hangat membantu mengurangi demam secara bertahap dan aman.

3. Perbanyak Makan Buah

Buah-buahan seperti keluarga jeruk, jambu biji, kiwi, pepaya, stroberi, nanas, dan mangga kaya yang akan vitamin C, antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi sehingga mempercepat penyembuhan. Vitamin C memiliki sifat anti radang yang bermanfaat untuk membantu proses penyembuhan radang yang mejadi penyebab demam pada anak. Vitamin C juga memiliki manfaat meningkatkan proses kekebalan tubuh dan meningkatkan produksi sel darah putih. Berikan vitamin C sesuai dosis dan usia anak atau sesuai dengan anjuran dokter.

Pisang dapat membantu menggantikan asupan kalium dalam tubuh yang hilang saat berkeringat juga saat muntah dan diare, jika demam Anda diikuti oleh gejala ini. Pilihlah buah segar bukan produk buah kalengan atau jus buah kemasan dengan tambahan gula. Asupan gula yang tinggi dapat menghambat sistem kekebalan tubuh Anda.

Bagaimana Bila Cara diatas Tidak Berhasil, Haruskah Pergi ke Dokter?

Kenyataannya, berbagai obat demam di atas hanya akan membantu Anda merasa sedikit lebih baikan dan tidak benar-benar menyembuhkan demam. Satu-satunya cara yang paling ampuh untuk menurunkan demam adalah dengan mengobati akar penyakit yang menjadi penyebab demam. Namun tidak ada salahnya untuk melakukan pengobatan secara alami diatas sebelum akhirnya Anda mengkonsultasikannya kepada Dokter. Tentu merasa lebih baik dibanding Anda membiarkan demamnya semakin tinggi tanpa pengobatan.

Sebaiknya selalu konsultasikan lebih dulu dengan dokter tentang demam Anda untuk mendapatkan pengobatan terbaik dan minumlah obat-obatan penurun demam sesuai petunjuk dokter. Apabila demam terlanjur tinggi (atau sudah tinggi dari awal, di atas 38°C), segera kunjungi dokter.