Cara Menghilangkan Sekaligus Mencegah Karang Gigi

Cara Menghilangkan Sekaligus Mencegah Karang Gigi 1

Karang gigi atau yang sering disebut kalkulus gigi merupakan plak yang mengeras pada gigi. Karang gigi juga bisa terbentuk dari bawah gusi dan bisa menyebabkan iritasi pada gusi. Karang gigi memberi plak area luas untuk berkembang dan menyebabkan permukaan jadi lebih lengket. Hal ini akan menyebabkan penyakit yang lebih serius lagi seperti radang gusi.

Tidak hanya mengancam kesehatan, karang gigi akan membuat Anda tidak percaya diri atau pede. Karang gigi akan menyebabkan bau mulut yang tidak sedap dan juga gigi yang terlihat kuning. Akan menjadi masalah serius jika saat berbicara dengan orang lain Anda harus menutup mulut Anda atau membuat orang lain merasa tidak nyaman karena bau mulut Anda.

Umumnya, penyebab umumnya muncul karang gigi adalah karena sisa-sisa dari makanan yang tertinggal lama dan tidak segera dibersihkan. Lama-kelamaan sisa makanan yang tidak segera dibersihkan ini akan menumpuk dan menyebabkan karang gigi. Air liur yang mengandung mineral malahan akan membantu sisa makanan tadi mengeras dan karang gigi yang terbentuk pun menjadi keras atau sedimentasi.

Cara Menghilangkan Sekaligus Mencegah Karang Gigi 2
Cara Menghilangkan Sekaligus Mencegah Karang Gigi 

Cara Mencegah dan Menghilangkan Karang Gigi

Selain membuat gigi terlihat berwarna kuning dan menyebabkan penyakit, plak gigi juga bisa membuat senyum menjadi tidak indah untuk dilihat. Cara mencegah dan menghilangkan plak pada gigi dapat dilakukan dengan berbagai langkah berikut ini:

  • Menyikat gigi. Cara terbaik untuk memerangi plak adalah dengan menyikat gigi minimal 2 kali sehari, pagi dan malam hari. Menyikat gigi dua kali sehari membantu mencegah pembentukan plak dan menghancurkan setiap plak yang sudah mulai terbentuk. Bakteri penyebab plak akan terus berkembang, untuk itu menyikat gigi harus dilakukan secara teratur.
  • Menyikat gigi dengan sikat berbulu lembut dan pasta gigi yang mengandung fluoride, selama dua menit. Flouride melindungi gigi dengan cara mengikat enamel dan menciptakan permukaan yang lebih keras. Pastikan juga agar seluruh daerah mulut (gigi, gusi, lidah, bagian dalam pipi) tersikat dengan bersih.
  • Ganti sikat gigi tiap 3-4 bulan sekali.
  • Gunakan benang gigi setidaknya sekali sehari (sebelum tidur malam) untuk menghilangkan bakteri dan sisa makanan.
  • Diskusikan dengan dokter gigi Anda mengenai penggunaan mouthrinse atau obat kumur. Ini berbeda dengan mouthwash yang hanya berfungsi untuk menyegarkan napas. Beberapa jenis obat kumur bisa membuat rongga mulut kering dan justru bisa membantu perkembangan plak jenis tertentu.
  • Hindari makanan dan minuman manis dan lengket seperti permen, kismis, camilan berlapis cokelat, atau minuman bersoda.
  • Konsumsi makanan dengan takaran seimbang dan batasi camilan. Jika ingin camilan, pilih yogurt murni (tanpa perasa dan pemanis tambahan), keju, buah, atau sayuran mentah. Selain mampu menghilangkan sisa makanan, sayuran seperti seledri juga membantu air liur menetralkan asam penyebab plak.
  • Datangi dokter gigi setidaknya setiap 6 bulan sekali untuk melakukan pemeriksaan dan membersihkan gigi.

Jika gigi Anda tertutup oleh plak, jangan khawatir karena plak bisa dihilangkan. Dokter gigi dapat melakukan perawatan untuk membersihkan gigi dari plak gigi. Terbentuknya kembali plak pada gigi bisa dicegah dengan menjaga kebersihan mulut. Plak hilang, gigi sehat, tawa pun menjadi lebih lepas. Semoga bermanfaat.