Lakukan 8 Tips Ini Untuk Mengatasi Asma Atau Sesak Napas

Lakukan 8 Tips Ini Untuk Mengatasi Asma Atau Sesak Napas 2

Sesak napas atau dyspnea adalah kondisi tidak nyaman yang menyulitkan Anda bernapas lantaran kurangnya pasokan udara yang masuk ke paru-paru. Pernapasan normal terjadi ketika udara masuk ke paru-paru dan keluar dari paru-paru. Proses pernapasan sendiri melibatkan bagian tubuh seperti paru-paru, diafragma, otot di dinding dada, pusat pernapasan di otak, jaringan saraf, molekul pensinyalan impuls saraf, serta sejumlah reseptor kimia dan mekanis di otak, dan pembuluh darah. Sesak napas terjadi ketika bagian-bagian tubuh tersebut harus bekerja ekstra untuk bernapas lantaran kurangnya oksigen atau udara yang masuk.

Sesak napas merupakan sinyal peringatan tentang kondisi tubuh akan adanya gangguan pada paru-paru, asma, anemia, dan penyakit lainnya. Sesak napas dapat dirasakan dengan derajat ringan hingga berat. Biasanya tanda-tandanya meliputi kulit pucat, jantung berdebar, demam, sesak napas berat, dan sesak napas yang timbul setelah alergi.  Sesak napas dapat dirasakan dengan derajat ringan hingga berat. Sesak napas dengan tanda-tanda seperti: kulit pucat atau tampak kebiruan, berdebar (denyut nadi cepat), demam, pingsan, sesak napas berat dan sesak napas yang timbul setelah reaksi alergi adalah kondisi kegawatdaruratan medis yang harus segera ditangani agar tidak mengancam jiwa.

Lakukan 8 Tips Ini Untuk Mengatasi Asma Atau Sesak Napas 1
8 Tips Ini Untuk Atasi Asma Atau Sesak Napas 

Cara mengatasi sesak napas secara alami dan tanpa obat sebenarnya sangat mudah dilakukan. Tetapi, langkah ini tidak bersifat mengobati penyebab sesak. Jika terdapat penyakit penyerta penyebab sesak napas Anda tetap perlu mendapat pengobatan. Berikut beberapa metode yang dapat membantu mengendalikan pernapasan serta melatih tubuh mengatasi sesak napas:

1. Menghirup Napas Secara Teratur dengan Mulut dan Hidung

Ini adalah cara sederhana untuk mengendalikan sesak napas, dan membantu dengan cepat memperlambat laju pernapasan, yang membuat setiap napas lebih dalam dan lebih efektif. Cara ini juga membantu melepaskan udara yang terperangkap di paru-paru. Ini dapat digunakan kapan saja saat mengalami sesak napas, terutama selama bagian yang sulit dari suatu kegiatan, seperti membungkuk, mengangkat benda, atau menaiki tangga.

Cara bernapas dengan mulut:

  • Rilekskan otot leher dan bahu
  • Perlahan-lahan bernapas melalui hidung selama dua hitungan, tutup mulut
  • Kerucutkan bibir seolah-olah Anda akan bersiul
  • Hembuskan napas perlahan dan lembut melalui bibir Anda yang mengerucut hingga hitungan ke empat.

2. Duduk Bersandar

Kamu bisa mencoba untuk mengatasi sesak napas dengan bersandar di dinding atau tempat tidur. Cara ini bisa dilakukan dengan posisi kaki yang rata ke bagian atau tempat tidur. Kemudian, busungkan bagian dada ke depan sedikit. Setelah itu, letakkan tangan di kedua sisi tubuh dan letakkan bagian kepala pada bantal. Posisi ini akan membantu kamu bisa menghirup napas dengan lebih baik.

3. Mengontrol Stres

Penyebab sesak napas bukan hanya karena penyakit atau gejala penyakit tertentu. Salah satunya adalah karena tekanan pikiran yang menyebabkan stres. Stres akan menekan pikiran menjadi sangat berat, kemudian membuat kapasitas paru-paru tidak seperti semula atau biasanya. Hal ini menyebabkan sesak napas dan oksigen tidak bisa masuk ke tubuh dengan baik. Untuk mengatasi hal ini, jalan satu-satunya adalah dengan menurunkan tingkat stres. Kamu bisa melakukan beberapa usaha untuk mengendalikan stres, seperti membuat pikiran menjadi santai, melakukan olahraga ringan, menghindari panik, dan mengurangi stres.

4. Berbaringlah dengan Posisi Santai

Jika kamu mengalami sesak napas saat dalam posisi tidur biasanya terasa sangat tidak nyaman. Untuk mengatasi hal ini, kamu bisa mencoba beberapa cara. Salah satunya dengan berbaring santai dan mengusahakan agar semua otot tubuh menjadi sangat relaks. Kemudian, ambil bantal dan buat posisi kepala menjadi lebih tinggi dibandingkan dada. Setelah itu, tekuk lutut kamu dan berikan bantal di bawah lutut. Posisi ini akan membantu mengurangi sesak nafas saat tertidur.

5. Berdiri Sambil Bersandar

Berdiri menyandar pada tembok atau lainnya bisa turut membantu merilekskan tubuh dan saluran pernapasan Anda. Berdiri dan bersandarlah pada dinding dengan menempelkan pinggul. Jaga agar kaki Anda terbuka selebar bahu dan tangan berada di samping kedua paha Anda. Santailah dan condongkan badan sedikit ke depan. Anda juga bisa berdiri sambil telapak tangan Anda bertumpu pada meja dan merilekskan otot leher dan bahu Anda.

6. Berjalan Pelan Sambil Bernapas Perlahan

Saat sesak nafas muncul secara tiba-tiba, kamu bisa juga mengendalikannya dengan cara berjalan lambat. Setelah kamu mencoba untuk berjalan lambat, maka kamu bisa menarik napas secara perlahan sambil berjalan-jalan. Cara ini akan membantu kamu mendapatkan fungsi otot diafragma dan mengembalikan fungsi paru-paru yang sebenarnya. Dengan sering berjalan lambat dan mengatur pernapasan, maka kondisi kamu bisa menjadi lebih baik. Jika cara ini sudah bekerja dengan baik, kamu bisa mencoba cara lain seperti berlari kecil.

7. Menyalakan Kipas Angin

Beberapa studi menyebutkan bahwa udara sejuk kipas angin bisa membantu meredakan sesak napas. Anda cukup menyalakan kipas angin dan bernapaslah seperti biasa. Tapi jangan lupa untuk sering membersihkan kipas angin agar tidak terpapar debu.

8. Menerapkan Pola Hidup Sehat

Gaya hidup sehat dapat membantu Anda terhindar dari serangan sesak napas. Berhentilah merokok atau menghindari asap rokok, hindari paparan polusi udara, dan turunkan berat badan jika Anda terlalu gemuk. Jaga pola makan dengan menu yang sehat dan tidur yang cukup.